Belajar Bersama Ayah Bunda Hari Ke-2 Tema 8 Subtema 1 PB 4 (liburan corona #2)


Tema 8 Subtema 1 PB 4 Kelas 5 membahas tiga muatan antara lain Bahasa Indonesia, PPKn dan IPS pada postingan kali ini akan kami angkat materi tentang salah satu budaya yang ada di tanah air kita yaitu Tradisi Rasulan di Gunung Kidul. Kemudian teman-teman juga bisa belajar di buku siswa dengan mengikuti panduan Belajar Bersama Ayah Bunda Hari Ke-2 Tema 8 Subtema 1 PB 4 (liburan corona) di bawah ini, klik untuk memiliki panduannya.

VERSI PDF klik gambar di bawah ini


VERSI MS WORD klik gambar di bawah ini

KITA BACA DULU MATERINYA YA

Tradisi Rasulan di Gunung Kidul

Masyarakat Gunung Kidul di Provinsi DI Yogyakarta mengenal tradisi rasulan. Kegiatan rasulan atau bersih dusun ini dilakukan oleh para petani setelah masa panen. Waktu pelaksanaan tergantung kesepakatan warga setiap dusun, tetapi biasanya sekitar bulan Juni atau Juli.

Rasulan biasanya berlangsung selama beberapa hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan kerja bakti atau membersihkan lingkungan sekitar dusun. Warga bergotong royong memperbaiki jalan, membuat atau mengecat pagar pekarangan, serta membersihkan makam. Selanjutnya, tradisi rasulan juga disemarakkan dengan berbagai rangkaian kegiatan olahraga dan pertunjukan seni budaya.



Berbagai tradisi dan atraksi seni budaya pada perayaan rasulan di Gunung Kidul ini berhasil menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun luar negeri. Atraksi seni budaya yang disuguhkan seperti doger, jathilan, wayang kulit, dan reog Ponorogo.

Puncak keramaian acara rasulan terjadi saat diselenggarakannya kegiatan kirab. Kirab adalah semacam karnaval atau arak-arakan mengelilingi desa. Dalam acara kirab itu dibawa pula tumpeng dan sajian berupa hasil panen seperti pisang, jagung, padi, sayur-mayur, dan hasil panen lainnya.



Di akhir kirab, warga melakukan doa bersama di balai dusun. Mereka berdoa memohon ketenteraman dan keselamatan seluruh warga. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan perebutan tumpeng yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan wisatawan.

Tradisi rasulan merupakan aset budaya yang harus dipertahankan. Tradisi ini melestarikan jiwa kebersamaan dan semangat gotong royong, sehingga keharmonisan masyarakat dapat terjaga. Selain sebagai sarana untuk memupuk semangat kekeluargaan, tradisi ini juga menjadi salah satu wadah untuk melestarikan kesenian daerah Gunung Kidul.

(Sumber: kidnesia.com)


VIDEO ACARA RASULAN DI GUNUNG KIDUL



PESAN : "anak-anak mohon dicermati mana budaya dan mana yang tidak diperbolehkan dalam agama kita, semoga ayah bunda bisa menjelaskan hal-hal yang tidak diperbolehkan oleh agama"



PENILAIAN HARIAN TEMA 8 SUBTEMA 1 PB 4 SOAL DI BAWAH INI
INGIN TAHU SIAPA SAJA YANG MENGERJAKAN  HARIAN TEMA 8 SUBTEMA 1 PB 4 KLIK DI BAWAH INI





0 Response to "Belajar Bersama Ayah Bunda Hari Ke-2 Tema 8 Subtema 1 PB 4 (liburan corona #2)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

iklan di bawah artikel