-->

Akselerasi Mutu Pendidikan Lumajang: Dindikbud dan INOVASI Latih Fasilitator Serta Pengawas SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang bersama Tim INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) menggelar agenda strategis yang berlangsung selama tiga hari dengan nama Training of Facilitator (ToF), mulai 9 hingga 11 September 2026, di Alka Café Lumajang. Kegiatan ini diawali dengan pemaparan data hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD tahun 2026 tingkat kabupaten, yang menunjukkan rata-rata capaian sebesar 49,92. Angka tersebut menjadi alarm sekaligus pijakan bersama bahwa mutu pendidikan di Lumajang masih membutuhkan berbagai langkah pembenahan dan peningkatan yang signifikan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, fokus utama dari agenda ini adalah menyiapkan 8 orang fasilitator terpilih yang nantinya bertugas melatih para guru SD di wilayah kerja (wilker) masing-masing se-Kabupaten Lumajang. Kegiatan yang turut dihadiri oleh seluruh pengawas SD sebagai generator pendidikan di tiap korwil dindidikbud. Kegiatan ini juga menghadirkan pendampingan intensif dari Tim INOVASI Jatim (Anhar Putra Iswanto), Tim INOVASI Lumajang (Budi Setiawan), serta dukungan akademis dari BBGTK Jatim (Dr. Retno Kinteki, M.Si.). Tak hanya itu, tim pelatih makin solid dengan keterlibatan aktif pengawas dan praktisi senior, yakni Ibu Zaenab, Pak Jupri, serta Pak Yus. Pada sesi awal, para peserta dibekali materi Pembelajaran Mendalam (PM) dengan pendekatan baru yang segar dan inovatif, meliputi penggunaan Kartu Praktik PM, teknik bertanya yang efektif, penyusunan serta analisis Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), hingga strategi asesmen dalam PM.

Sinergi Training of Facilitator (ToF), Bimbingan Teknis (Bimtek) APBD, serta pembekalan khusus bagi Pengawas SD. Acara peningkatan kapasitas tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dindikbud Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, AP., M.Si. Di hadapan para peserta yang terdiri dari fasilitator, pengawas, dan guru, Bapak Patria memberikan penguatan sekaligus arahan kebijakan. Ia menegaskan bahwa forum kolaboratif ini merupakan momentum krusial untuk menyamakan persepsi dan memperkokoh komitmen bersama seluruh elemen pendidikan, demi mewujudkan kualitas sumber daya manusia Lumajang yang jauh lebih baik.

Dalam paparannya, Bapak Patria menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran pendidikan. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data evaluasi terkini, potret pendidikan di Kabupaten Lumajang sejatinya telah menunjukkan hasil yang sangat baik dan representatif. Kendati demikian, ia memacu semangat para pendidik agar tidak cepat berpuas diri, melainkan menjadikan capaian tersebut sebagai fondasi untuk mencetak prestasi dan peningkatan mutu yang lebih gemilang pada tahun-tahun mendatang.

Lebih jauh, Beliau membedah beberapa fokus utama yang harus dikawal secara konsisten oleh seluruh peserta bimbingan teknis. Fokus terpenting adalah komitmen bersama untuk memperbaiki dan menyempurnakan tata kelola sistem pendidikan di Kabupaten Lumajang secara menyeluruh, di mana tata kelola manajerial dan pedagogis yang sehat diyakini akan mendorong perubahan positif di setiap satuan pendidikan. Guna mewujudkan ekosistem yang partisipatif, Bapak Patria secara khusus mendorong adanya ruang diskusi dua arah yang terbuka. Di akhir arahannya, ia meminta para fasilitator dan guru untuk tidak ragu memberikan sumbang saran, gagasan inovatif, maupun masukan konstruktif yang diangkat dari realitas lapangan, agar setiap program yang dirancang bersama INOVASI benar-benar presisi, efektif, dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan di Lumajang. [peserta ToF]

Jadwal kegiatan bimtek Dindikbud Kabupaten Lumajang klik di sini.

  

0 Response to "Akselerasi Mutu Pendidikan Lumajang: Dindikbud dan INOVASI Latih Fasilitator Serta Pengawas SD"

Post a Comment